Sabtu, 07 Desember 2013
Kamis, 24 Oktober 2013
Perbedaan Kabel UTP dan STP
Pemasangan kabel utp untuk keperluan outdoor memang maksa banget. Kabel UTP yg dipaksa buat outdoor menjadi (orang jawa bilang) meprel. Retak dan mudah patah. wah ini bahaya!
Dulunya hanya untuk percobaan dan main main saja, seiring waktu, malah menjadi keterusan. dan tingkat urgensinya menjadi semakin tinggi.
Sekarang sudah bukan saatnya untuk coba-coba lagi. Lalu diputuskan untuk mengganti kabel UTP dengan kabel STP.
Perbedaan dari kabel UTP dan STP adalah pada material kabel dan bahan pembungkus kabel. Pada kabel UTP, material logam maupun isolator lebih lunak pun material pembungkusnya juga lunak. berbeda dengan UTP, STP material logamnya lebih keras dan secara ukuran lebih besar sedikit. isolatornya pun lebih keras. sehingga waktu proses crimping, tangan sampai lecet-lecet. istimewanya adalah material pembungkusnya, pertama terdapat pembungkus plastik bening tipis. kedua alumunium foil dan ada satu kawat yang fungsinya untuk ground. paling luar lapisan pembungkus mirip dengan UTP, tetapi lebih tebal dan lebih liat, warnanya pun bukan abu-abu tetapi putih.
Bukan hanya masalah kabel, konektornya pun berbeda dengan UTP. konektornya berlapis logam sebagai konektor ground. harganya pun sekitar 10x lipat harga konektor UTP. untuk lebih mbois, pake jacket. selain mbois/keren juga mencegah air/ kelembapan masuk lewat celah konektor yg berakibat mempercepat korosi.
sambungan STP pun berbeda dengan sambungan kabel UTP. sambungan kabel (I connector) ini memakai lapisan logam sebagai penerus ground. diluarnya terdapat jacket untuk melindungi sambungan dari cuaca.
Rabu, 09 Oktober 2013
Finger Print
Solution X100-C 
Mesin Absensi Sidik Jari yang dirancang khusus dengan Teknologi Terdepan
saat ini. Mesin ini memiliki kapasitas memory yang besar dan dilengkapi
dengan fitur canggih, seperti: USB Flash Disk, Web Server, Schedule
Bell, SMS Message, Workcode, Function Key, dll.
Mesin ini juga dilengkapi dengan Layar TFT LCD 3 Inch Full Color yang
dapat menampilkan Photo Karyawan.
Design Casing Belakang Mesin ini dirancang agar dapat menyembunyikan
kabel dan panel belakangnya terbuat dari Besi yang sangat kokoh sehingga
membuat mesin ini tampak lebih Rapi, Mewah dan Elegan.
Specifications:
|
Selasa, 08 Oktober 2013
Metoda Akses Jamak (Multiple Access)
Metode akses jamak berkaitan dengan pembagian transponder resource ke dalam sejumlah kanal-kanal untuk keperluan akses secara simultan. Pembagian resource dari transponder tersebut dapat dilakukan dalam lingkup frekuensi, waktu dan kode.
Macam – macam multiple access antara lain :
- FDMA (Frequency Division Multiple Access)
- TDMA (Time Division Multiple Access)
- CDMA (Code Division Multiple Access)
FDMA (Frequency Division Multiple Access)
FDMA adalah penggunaan secara bersama-sama sebuah band frekuensi transponder satelit oleh beberapa sinyal carrier, dimana setiap carrier akan menduduki band tertentu tanpa terjadi tumpang tindih satu sama yang lainnya.

FDMA adalah penggunaan secara bersama-sama sebuah band frekuensi transponder satelit oleh beberapa sinyal carrier, dimana setiap carrier akan menduduki band tertentu tanpa terjadi tumpang tindih satu sama yang lainnya.
Uplink & Downlink
Pada komunikasi VSAT ada yang disebut up link dan down link. Up link adalah sinyal radio frequency
(RF) yang dipancarkan dari stasiun bumi ke satelit . Down link adalah
sinyal radio frequency (RF) yang dipancarkan dari satelit ke stasiun
bumi.
Bentuk Bentuk Konfigurasi VSAT
Pemilihan topologi/konfigurasi didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan berikut:
- struktur aliran informasi di dalam jaringan
- kualitas link dan kapasitas yang diperlukan
- delay transmisi
VSAT Point-to-Point
VSAT Point-to-Point menggunakan teknologi Single Channel per Carrier. Konfigurasi ini umumnya digunakan untuk aplikasi yang menggunakan kanal yang relatif besar dan transmission delay yang relatif kecil. SCPC biasa digunakan sebagai backbone pada komunikasi antar kantor pusat dan pabrik atau kantor cabang besar. Di samping untuk data komunikasi juga digunakan untuk saluran telepon. Contoh penggunaan konfigurasi ini adalah backbone pada jaringan selular, perusahaan minyak, pertambangan dan lain lain.

VSAT Point-to-Point menggunakan teknologi Single Channel per Carrier. Konfigurasi ini umumnya digunakan untuk aplikasi yang menggunakan kanal yang relatif besar dan transmission delay yang relatif kecil. SCPC biasa digunakan sebagai backbone pada komunikasi antar kantor pusat dan pabrik atau kantor cabang besar. Di samping untuk data komunikasi juga digunakan untuk saluran telepon. Contoh penggunaan konfigurasi ini adalah backbone pada jaringan selular, perusahaan minyak, pertambangan dan lain lain.
Pengertian Jaringan VSAT
VSAT merupakan kependekan dari “Very Small Aperture Terminal
”, untuk menggambarkan terminal-terminal penerima/pengirim sinyal
berupa stasiun bumi satelit kecil berdiameter antara 0,9 sampai dengan
3,8 meter, yang digunakan untuk melakukan pengiriman data, gambar maupun
suara via satelit.
Teknologi VSAT pertama kali dikenal
di Amerika Serikat pada awal tahun 1980-an. VSAT masuk pertama kali ke
Indonesia tahun 1989 seiring dengan bermunculannya bank-bank swasta yang
sangat membutuhkan sistem komunikasi online seperti ATM (Automated Teller Machine).
Arsitektur Jaringan VSAT terdiri dari :
- Ground Segment (segmen bumi), yang terbagi menjadi :
- Indoor Unit (IDU), terdiri dari modem satelit
- Outdoor Unit (ODU), terdiri dari RFT, LNA dan Antena
- Space Segment (segmen angkasa) yakni satelit.
Langganan:
Postingan (Atom)